Keliling Batu Tanpa Sewa Kendaraan? Begini Caranya!

Mayoritas orang yang berkunjung ke Batu-Malang pasti memilih untuk menyewa kendaraan selama berada di sana agar mudah mendatangi destinasi yang diinginkan, berhubung kendaraan umum (angkot) di Batu terbilang cukup sulit ditemukan. Gue ngerasain sendiri susahnya nyari angkot di sana sampai akhirnya nyerah dan milih untuk jalan kaki selama 15 menit ke tempat tujuan.

Jadi, ceritanya bulan Mei yang lalu gue sama mama liburan ke Batu. Karena cuma pergi berdua, rasanya sayang kalau harus sewa mobil yang tarifnya rata-rata IDR 350.000/hari (sudah termasuk BBM dan jasa sopir). Belum lagi tempat yang mau kita kunjungin jaraknya ga terlalu jauh satu sama lain. Setelah browsing blog orang untuk cari alternatif kendaraan, ternyata Uber dan Go-Car bisa digunakan di sana. Aman ya, akhirnya nekat ke Batu tanpa sewa kendaraan.

Sesampainya di Batu, eng-ing-eng, buka aplikasi Go-Car dan ga menemukan armada di sekitar lokasi kita. Trus gimana dong pergi ke tempat lainnya? Masa harus jalan kaki atau sewa kendaraan harian? Untungnya, mama nanya ke petugas kebersihan setempat. Lalu dia tawarin nomor taksi untuk anterin kita. Sempet takut penipuan sih *maklum ya orang ibukota, penipuan di mana-mana* #jakartakeras. Tapi setelah lihat ada taksinya beneran melintas, akhirnya kita pesan taksi juga. Nama taksinya Batu Taxi Wisata *kalau takut ditipu sama saya juga, monggo cek Facebook Fanpagenya, haha*

Sumber: gramosphere

Menurut penuturan sopir taksinya, Batu Taxi Wisata ini ada 40 armada yang melayani wisatawan. Cara pesannya juga gampang. Cukup telepon (0341)599599, trus tunggu aja taksinya datang menjemput. Tiga hari pakai taksi ini dan ga pernah dibuat nunggu lebih dari 5 menit. Serius *ga ngiklan loh ya*, gue iseng sama mama ngitungin berapa lama taksinya bakal jemput kita dan bener ga lebih dari 5 menit. Jadi ga perlu lepek karena nunggu kelamaan dijemput taksi ini haha.

Taksi ini sistem tarifnya menggunakan argo yang harganya sebelas-dua belas kaya taksi di Jakarta. Jadi, buat kalian yang cuma pergi berdua dan ga bawa banyak "perlengkapan wisata", ini jelas lebih murah daripada sewa kendaraan. Kalau kalian mau ke Malang pakai taksi ini, biasanya sopir bakal nego untuk kasih tarif perjam. Jadi kalian bisa jalan ke Malang trus balik ke Batu lagi tanpa perlu repot cari taksi lagi nantinya. Kemarin aku dari Batu ke Bandara Abdul Rachman Saleh di Malang, dikenai tarif IDR 150.000 untuk menghindari argo kemahalan karena macet di beberapa titik. Yaaa, lumayan lah ya.

Sumber: fanny wiriaatmadja @wordpress

Selain menggunakan taksi, cara berikutnya adalah memanfaatkan kehadiran shuttle bus. Yeah! Waktu di Batu, kami menginap di Pondok Jatim Park yang berada di kawasan Jatim Park 1. Untuk ke Jatim Park 1, kalian bisa jalan kaki sebentar. Kalau mau ke Jatim Park 2 atau Museum Angkut, kalian bisa naik shuttle bus yang tersedia di pintu masuk. Gratis tis tis tissssss.

Komentar

Postingan Populer